Kartini dan Kebaya

RA Kartini

Waahh…lama banget gak corat-coret di sini ya… Sok sibuk nih… ;-P

Btw, hari ni pengin banget nulis, eh, sebenarnya ngeluarin sedikit isi kepala. Pas banget sama Hari Kartini, 21 April 2016.

Aq gak pinter sejarah, jadi gak perlu lah cerita soal Ibu Kartini, yang sebenarnya tidak kukenal (ya iya lah…secara beda jaman gitu loh…). Cuma pengin minta pendapat temen2 aja, soal peringatan Hari Kartini akhir-akhir ini.

Terlepas makna apa yg ingin disampaikan dalam Peringatan Hari Kartini sebagai pejuang wanita (sebenarnya banyak pejuang wanita lain yg juga patut kita teladani sih, Cut Nyak Dien, misalnya), aq kurang sreg sama kewajiban atau “keharusan” memakai kebaya bagi perempuan di berbagai macam instansi dan sekolah. Apa masalahnya?

Bukan pada kebaya nya…tapi efek samping dari “kewajiban” dan “keharusan” itu, di mana mayoritas akan berpenampilan berlebihan, tidak hanya pakai kebaya sederhana ala Ibu Kartini di foto di atas. Mayoritas akan menggunakan kebaya yang bagus2, tambah bermake up seperti mau datang ke pesta. Meskipun tidak semua orang kemudian berlebihan seperti itu sih…

Menurutku agak berlebihan klo kita kerja di belakang meja dengan pakaian dan make up pesta… Bukan gue bangett…😀 Bu Guru ngajar di depan kelas dengan high heels? Waaww gitu? Murid2nya gak konsen kali ya… Apalagi guru SMA masih muda… Ckckckkk…

Belum lagi wali murid yang kemudian jadi “harus” mengadakan kebaya dan perlengkapannya, bayar ke salon, hanya untuk hari istimewa ini. Buat orang yang mampu mungkin tidak masalah, tapi buat yang penghasilannya pas-pasan ya kasihan to ya… Mending buat beli beras atau buku anaknya. Tapi itu tetap diadakan, klo tidak tentu kasihan anaknya.

Tak apalah pakai kebaya dan kain, tapi akan lebih baik klo diberikan himbauan dari sang pembuat kebijakan, agar pakaian dan penampilan yang sederhana saja… Toh ini bukan ajang pameran perempuan (kecuali yang ikut lomba penampilan ala Kartini tentunya). Dan mungkin tidak perlu mengharuskan untuk siswa sekolah.

Sorry, ini hanya pendapatku aja. Kalian berhak untuk punya pendapat yang berbeda ^_^

Dah ya, sudah saatnya pulang. Eh, lupa cerita, aq cukup beruntung karena di kantorku tidak ada edaran utk pakai kebaya…Hihihii….

 

Tag:, , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: