Sepatu

Apa yang pertama kali terpikir ketika terucap tentang sepatu?

Awalnya sih biasa aja, tidak ada yang istimewa dengan sepatu. Berubah di kepalaku ketika beberapa waktu yang lalu adekku mengalami sedikit musibah. Telapak kaki kirinya kelindes mobil. Kedengarannya ngeri ya? Alhamdulillah wa syukurillah tidak fraktur, hanya sedikit dislokasi, memar dan bengkak, tambah luka di pinggir sebelah jempolnya.

Lepas dari bagaimana peristiwanya, dan bagaimana lukanya, yang akan kuceritakan adalah bagaimana telapaknya yang bengkak telah membuatnya tidak bisa memakai sepatu. Bahkan sandal pun sulit. Ahh…ternyata bisa memakai sepatu adalah sebuah nikmat yang sangat besar.

Pertama, nikmat sehat. Kita bisa memakai sepatu berarti kita dalam keadaan yang sehat. Kakinya tidak sakit minimal. Selain itu, orang yang sakit pasti istirahat, tidak bepergian pakai sepatu kan?

Kedua, nikmat rezeki cukup. Kenapa? Orang yang kekurangan, kemungkinan kecil pakai sepatu. Di pedalaman, orang-orang tidak memakai sepatu, tidak ada biaya untuk membeli sepatu, prioritas kebutuhannya ada pada pangan. Aq inget, jaman kecil dulu, murid-murid bapak ibuku masih banyak yang tidak punya sepatu, mereka sekolah tanpa alas kaki. OOT, sebenarnya itu membuatku diriku waktu kecil penasaran, pengin rasanya melepas alas kaki dan bermain bebas seperti mereka😀 dan tentu saja dilarang ibuku😀😀😀

Ketiga, nikmat pekerjaan atau pendidikan. Kita yang memakai sepatu adalah kita yang punya pekerjaan (atau sedang ikhtiar cari pekerjaan) atau sedang menempuh pendidikan. Harus kita syukuri ketika kita punya pekerjaan. Banyak orang di luar sana yang belum punya pekerjaan, tidak punya penghasilan. Punya kebutuhan hidup masih bingung akan dicukupi dengan apa. Syukuri juga jika kita berada di bangku pendidikan, ada rezeki untuk biaya sekolah (baik bayar sendiri ataupun beasiswa), ada rezeki kesempatan bersekolah, dan ada rezeki kemampuan otak untuk mengikuti pembelajaran.

Mungkin masing2 kita punya pemikiran lain lagi tentang sepatu ini. Tetapi banyak hal akan menunjukkan betapa bahwa memakai sepatu ternyata adalah sebuah nikmat yang sangat besar dariNya.

Mari kita ingat-ingat kembali nikmat-nikmatNya, dan memperbanyak bersyukur padaNya, dengan tahmid, dengan dzikir mengingatNya, dan memperbanyak berbuat kebaikan dengan nikmat-nikmat yang Dia berikan.

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bersyukur… Aamiin… ^_^

Tag:, , , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: