Jualan Pulsa

Ada yang bekerja menjadi karyawan dan punya pekerjaan sampingan? Atau pengin punya kerjaan sampingan? Atau mungkin sedang mencari peluang yang cocok untuk sampingan.

Sudah biasa di lingkungan kerjaku di sini, seorang karyawan punya penghasilan lain di luar gajinya di kantor. Teman sekantorku sendiri ada yang jadi agen jual beli tanah dan bangunan, istrinya jualan sprei juga, yang satu punya usaha di bidang kacamata, yang lain lagi pengepul dan pengemas makanan ringan, ada juga yang buka rumah makan dan toko.

Kemarin, pas jam istirahat, santai kami ngobrol sana-sini, trus akhirnya ada yang nanya, “Kalo Bu Rina juga nyambi apa? Jualan?” kujawab, “Iya, jualan pulsa.” Kemudian dia berkomentar tentang aku yang dalam pandangannya tidak punya beban. Mungkin dia berpikir, klo cuma jualan pulsa, berapa yang kudapat? Atau mungkin semisalnya.

Buatku jualan pulsa itu satu sisi yang cukup penting. Penting untuk mengingatkan diri untuk lebih banyak bersyukur. Karena itu mengingatkanku dari sekecil apa dulu aku memulai aktivitas ekonomiku.

Setelah selesai kuliah, aku pulang ke kampung halaman. Dengan modal komputer, aku membuka pengetikan komputer (waktu itu masih jarang di tempatku). Tidak setiap hari ada yang datang untuk mengetikkan, kadang juga anak sekolah yang mengetikkan tugas sekolahnya 1 atau 2 lembar dengan upah sekitar Rp. 500,-/lembar. Dalam sebulan hanya sedikit, untuk membeli pulsa saja habis, kadang kurang.

Muncullah ide untuk jualan pulsa elektronik, kuambil tabunganku yang hanya sedikit itu untuk jadi modal pertamanya, 100 ribu. Kalau dihitung-hitung untungnya sedikit, kurang lebih Rp. 500,-/transaksi. Pelangganku di awal ya hanya keluargaku dan tetangga dekatku saja. Gak banyak, tapi paling tidak aku bisa menghemat pengeluaran untuk pembelian pulsaku. Lumayan, dapet Rp. 500,- lebih murah daripada aku membeli di luar. Dan untungnya lagi, untuk pemula sepertiku, jualan pulsa tidak beresiko rugi, kecuali saat salah kirim ke nomor yang berbeda.

Kolaborasi antara menjadi tukang ketik dan penjual pulsa yang berusaha untuk memberikan layanan terbaik, alhamdulillah sedikit demi sedikit penghasilanku bertambah. Dari penghasilan tidak sampai 10 ribu per bulan, sampai pernah mendapatkan keuntungan sekitar 150-an ribu dalam sebulan. Buatku waktu itu, 6 tahun yang lalu, sudah sangat menyenangkan dan bersyukur sekali. Penghasilanku selama kurang lebih 6 bulan kubelikan sebuah hp yang meskipun sudah tidak bekerja normal dan sudah kuganti beberapa belan lalu, masih tetap kusimpan sebagai kenangan atas kerja kerasku.

Sekarang, ketika sudah menjadi karyawan dengan gaji rutin per bulan, yang nominalnya jauh lebih besar dari penghasilanku waktu itu, maka dengan tetap konsisten berjualan pulsa, aku punya harapan pada diri sendiri untuk selalu ingat bagaimana aku memulai agar lebih banyak bersyukur. Pun selain menambah penghasilan dan memudahkan teman atau saudara dekat yang mau membeli pulsa, doa untuk diri ini, seberapa besar atau kaya atau hebat suatu saat nanti, semoga tetap ingat pada orang-orang kecil, orang-orang yang penghasilannya tidak seberapa, pada orang yang tak lelah bekerja keras meski sedikit rupiah yang didapat. Semoga, jika diri ini mampu membeli barang-barang yang mahal, atau bisa pergi jauh penuh pengalaman, tidak berlaku sombong, menjadi semakin qonaah dan tawadhu’ dalam penampilan dan sikap.

Catatan ini kutulis sebagai pengingat diri ini, ketika lingkunganku semakin banyak yang tidak mendukung, semakin banyak perlombaan dalam urusan dunia.

Ya Allah, jagalah hati ini, jagalah diri ini, juga keluarga dan saudara, juga sahabat dan teman, juga tetangga dan handai taulan, juga pemimpin dan ulama kami…

 

Tag:, , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: