Meski Tali Sandal yang Putus…

Di antara rangkaian ayat-ayat perintah shoum di Bulan Ramadhan ada ayat 186 dari Surat Al-Baqarah yang mengingatkan kita tentang keberadaan Allah, kaitannya dengan do’a-do’a kita.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (al-Baqarah 2:186).

Klo kita baca-baca lagi tafsir ayat di atas, maka seharusnya lah iman kita bertambah, seharusnya kita tak lagi meragukan keberadaan-Nya, dan tidak sepantasnya kita berputus asa dari rahmat dan karunia-Nya.

Sekarang ini tak jarang orang yang semakin jauh dari Allah, bahkan sampai lupa untuk meminta kepada-Nya dalam setiap hajat dan keperluannya. Banyak orang berusaha sekuat tenaga ke sana kemari tapi melupakan bahwa semuanya ada dalam kuasa dan kehendak-Nya. Bahkan kita bisa bernafas, bisa bergerak, bisa berbicara dan sebagainya hanya dengan pertolongan-Nya.

Pernah lihat orang yang dirawat di ICU? Lihatlah betapa tidak berdayanya kita. Tubuh dan fisik ada, sempurna, tapi tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena kehendak-Nya. Sungguh kita ini banyak melakukan kelalaian dan kurang bersyukur. Kita lebih sering ingat dengan apa yang kurang dan tidak ada, tapi kita lupa betapa nikmat dari-Nya sungguh jauh jauuhh lebih banyak dari apa yang bisa kita sebutkan.

Aku menulis ini dalam rangka mengingatkan diri sendiri dan siapa saja yang membacanya, bahwa diri kita bukanlah apa-apa. Bahwa diri kita selalu membutuhkan Allah swt dalam setiap detik dan setiap langkah kita.

Sekarang, kita diberikan nikmat berada di bulan yang paling mulia, di mana do’a-do’a diijabah, di mana pintu-pintu kebaikan dibuka lebar-lebar, mari kita perbanyak beramal kebaikan, meningkatkan ibadah, dan do’a. Sekecil apapun hajat dan keperluan kita, mari kita minta pada-Nya. Jadi inget sebuah hadits yang artinya,

Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang tidak meminta kepada Allah, Allah akan murka kepadanya. Maka hendaknya, seorang di antara kalian mengadukan segala urusannya kepada Rabb-nya, meskipun hanya tali sandal yang putus.” (HR. Tirmidzi)

So, mari kita terus berdo’a dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada-Nya. ^_^

Tag:, , , , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

One response to “Meski Tali Sandal yang Putus…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: