Luruskan lagi yuk…!

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]

Arti Hadits / ترجمة الحديث :

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap  perbuatan tergantung niatnya.  Dan  sesungguhnya  setiap  orang  (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .

Membaca ulang hadits itu membuatku teringat untuk meluruskan lagi niat kita. Niat dalam bekerja, niat dalam menuntut ilmu, niat dalam beraktivitas di rumah dan luar rumah, niat dalam membantu saudara dan teman, dalam semuanya…

Sering kali kita terlena karena asyik dengan dunia di sekitar kita. Asyik dengan imbalan kerja kita, asyik dengan prestasi yang ingin dicapai, terlena dengan sanjungan dan pujian, terlena dengan berbagai ujian hidup, dan banyak hal lain sering kali menjadikan kita lupa pada tujuan hidup kita yang sebenarnya, lupa pada Allah yang tak pernah melupakan kita.

Astaghfirullahal ‘adhiim…

Saudaraku, yuk kita luruskan lagi niat kita dalam bekerja, dalam belajar, dalam berkeluarga, dalam bertetangga, dalam berteman, semuanya. Mari kita lakukan yang terbaik dari diri kita dengan tidak melanggar syariat-Nya, semoga kita mendapatkan ridlo dan rahmat-Nya.

Ingat bagaimana Allah memberikan kita gambaran di dalam Surat Ath-Thur bagaimana kesudahan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang kafir dan dhalim. Surga dengan berbagai macam keindahan dan nikmat di dalamnya atau adzab yang pedih di neraka Jahannam? Semua itu akan kita temui sebagai balasan apa yang kita lakukan sekarang.

Subhanallah…sungguh Allah Maha Adil, hanya kadang kita malah melupakan-Nya. Semoga kita selalu mendapatkan petunjuk dari-Nya, selalu ingat pada-Nya, dan menjadi golongan hamba-hamba-Nya yang beriman, yang bertaqwa, yang mendapatkan kemenangan di dunia dan akherat.

Tantangan dan rintangan akan sangat banyak, akan butuh pengorbanan, tapi imbalan Allah jauh lebih besar dari pengorbanan yang kita berikan. Karena di dunia saja insyaAllah, bersama setiap kesulitan ada kemudahan, dan kemudahan yang Allah berikan lebih banyak dari kesulitannya. InsyaAllah, niat yang ikhlas karena Allah akan memudahkan langkah kita.

Chaiyo!

Bismillaah…^_^

Tag:, , , , , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: