Doa Rasulullah SAW kepada Dihyat al Kalby

Dihyat al Kalby adalah seorang raja kafir dari bangsa Arab.  Karena ia enguasai 700 orang dari ahli keluarganya, Rasulullah SAW menginginkan Dihyat  masuk agama Islam. Demikian telah diriwayatkan Abu Bakar ra.  Maka Nabi SAW berdoa:
“Ya Allah, berilah rizqi berupa Islam kepada Dihyat al Kalby.”

Ketika Dihyat al Kalby hendak masuk Islam, seusai shalat fajar Allah menurunkan wahyu kepada Rasulullah SAW, “Hai Muhammad, telah Aku pancarkan sinar iman di dalam hati Dihyat al Kalby.  Maka sekarang dia akan masuk untuk menghadap kepadamu.”
Ketika Dihyat  memasuki masjid, Rasululah melepaskan kain yang ada di punggung beliau, kemudian membentangkannya di lantai sambil memberikan isyarat agar Dihyat  duduk di situ.  Melihat Rasulullah yang demikian baiknya itu Dihyat al Kalby menangis serta mengangkat kain tersebut dan menciumnya lalu meletakkannya di atas kepala dn kedua matanya, “Wahai nabi Allah, apakah syarat-syarat Islam itu? Jelaskanlah kepadaku!”
Sabda Rasulullah SAW, “Hendaknya engkau mengucapkan:

“Tidak ada Ilah selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah.”

Kemudian Dihyat  menangis.  Maka Nabi SAW bertanya kepadanya, “Apa arti tangismu itu wahai Dihyat ? Apakah karena masukmu ke dalam agama Islam ataukah karena sesuatu yang lain?”
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melakukan beberapa dosa besar.  Karena itu tanyakan kepada Rabbmu, apakah tebusannya? Kalau sekiranya Ia meyuruhku untuk membunuh diriku, niscaya kubunuh diriku sendiri. Dan kalau Dia menyuruhku agar melaepaskan semua hartaku untuk bersedekah, niscaya akan kulepaskan semuanya.”
“Apakah dosa-dosa besar itu,  wahai Dihyat ?” tanya Nabi SAW>
“Aku temasuk salah satu dari beberapa raja Arab.  Aku tidak menghendaki anak-anak putriku mempunyai suami. Aku tidak ingin fulan bin fulan itu  disebut-sebut sebagai anak menantu Dihyat. Untuk itu kubunuh semua anak putriku yang berjumlah 70 orang dengan tanganku sendiri,” jawab Dihyat.
Rasulullah pun ragu-ragu terhadap hal itu, Kemudian turunla malaikat Jibril seraya berkata, “Hai Rasulullah, katakanlah kepada Dihyat al Kalby :  Allah SW T berfirman, ‘Demi keperkasaanKu dan kemuliaanKu, sesungguhnya tatkala engkau mengucapkan    laa ilaaha illallaahu muhammadan rasulullaah, Aku telah mengampuni kekufuranmu selama 60 tahun dan telah Aku ampuni caci-makimu kepadaKu selama 60 tahun.  Maka bagaimana Aku tidak mengampuni perbuatanmu membunuh anak-anakmu, padahal mereka adalah anak-anakmu sendiri.’”
Kata Abu Bakar, “Maka Nabi SAW dan para sahabatnya menangis. Nabi SAW bersabda, “Rabbi, Engkau telah mengampuni Dihyat  yang telah membunuh anak-anak putrinya hanya dengan syahadatnya yang sekali saja.  Maka bagaimana Engkau tidak mengampuni orang-orang yang beriman akan dosa-dosa kecil meraka dengan syahadat mereka yang berkali-kali.”

Dihyat adalah putra Khalifah bin Farwah al Kalby Dia adalah orang yang sangat tampan, sehingga bila dia berkunjung ke Madinah, tidak seorang putri pingitan pun yang tidak keluar untuk melihatnya.  Bahkan Jibril pun pernah datang kepada Nabi SAWdengan berbentuk wajah Dihyat karena begitu tampannya.
Sudah sejak lama Dihyat masuk Islam dan menyaksikan sendiri peristiwa perang Badar bersama Rasulullah dan tetap hidup sampai masa khalifah Mu’awiyah.  Dia tinggal di al Mizir, sebuah desa dekatDamaskus.  Dia pernah pula diutus membawa surat Nabi SAW kepada pimpinan Basrah agar menyampaikan surat tersebut kepada Raja Hiraqlius. Peristiwa itu terjadi pada tahun enam hijriah.

maraji’: Durratun Nashihin dan Irsyadul ‘Ibad
Sya’roni.HM., Membuka Aib Saudara (Yogyakarta : Mitra Pustaka, 2001), hlm.118

 

Tag:, , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: