Taubat Orang yang Memperkosa Mayat

Membuka-buka email lama ternyata ada kebaikan juga yang didapat. Dalam sebuah email dari seorang saudara kutemukan potongan kisah ini.

Diceritakan bahwa pada suatu hari Umar bin Khathab telah datang masuk ke rumah Nabi SAW sambil menangis. Maka Nabi SAW bertanya kepada Umar.
“Apa yang menyebabkan engkau menangis, hai Umar?”
“Wahai Rasulullah, sungguh di pintu ada seorang pemuda yang membakar hatiku dengan tangisnya,” jawab Umar.
“Suruh ia masuk!” perintah Nabi SAW kepada Umar.
Umar pun mempersilakan anak muda itu masuk.  Ketika masuk, ia masih menangis.  Maka ditanya Nabi SAW apa yang menyebabkan ia menangis.
“Wahai Rasulullah, yang menyebabkan saya menangis ialah dosa-dosa yang telah saya lakukan, dan saya takut kepada Allah Yang Maha Kuasa bila Ia murka kepadaku,” jawab pemuda itu.
Nabi SAW bertanya, “Apakah engkau menyekutukan Allah dengan sesuatu?”
“Tidak,” jawab pemuda itu.
“Apakah engkau telah membunuh orang dengan tidak dibenarkan syara’?” tanya Rasulullah.
“Tidak,” jawab pemuda itu.
Sabda Rasulullah SAW, “Sungguh Allah mengampuni semua dosamu, meskipun dosamu sebesar tujuh langit dan tujuh bumi.”
Kata anak muda itu, “Wahai Rasulullah, dosa saya lebih besar daripada tujuh langit dan gunung yang tegak perkasa.”
“Apakah dosamu lebih besar dari Arsy?” tanya Rasulullah kepadanya.
“Dosa saya lebih besar,” jawab pemuda itu.
“Apakah dosamu lebih besar dari ampunan dan rahmatNya?”
“Bahkan Allah lebih Agung dan lebih Besar.”
“Beritahukanlah kepadaku tentang dosamu itu!” sabda Rasulullah SAW.
“Saya malu kepadamu, wahai Rasulullah.”
“Janganlah engkau malu kepada saya dan beritahukanlah dosamu kepada saya.”
“Wahai Rasulullah, sungguh saya adalah seorang pembongkar mayat dalam kubur sejak tujuh tahun yang lalu (untuk mencuri kain kafan).  Suatu hari seorang anak putri dari golongan Anshar meninggal dunia.  Maka saya bongkar kuburnya dan saya keluarkan ia dari kain kafannya. Kemudian saya dibisiki dan dikalahkan oleh setan sehingga saya kembali dan saya menggauli mayat gadis itu.  Tiba-tiba ia berkata, ‘Tidakkah engkau malu kepada kitab Allah, pada hari dimana Allah meletakkan kursiNya untuk memberi hukum serta mengambil hak orang yang dianiaya dari orang yang berbuat aniaya, sehingga engkau tega menjadikan aku telanjang diantara orang-orang yang telah meninggal, dan engkau jadikan aku berdiri di hadapan Allah dalam keadaan junub?”
Maka meloncatlah Rasulullah dan berdiri seraya bersabda, “Hai orang fasik!  Durhaka, keluar kau!  Jangan dekati aku!  Tidak ada balasan untukmu kecuali neraka……!”
Anak muda itu pun keluar sambil menangis dan pergi ke padang luas.  Dia tidak mau makan dan tidak minum sesuatupun serta tidak tidur selama tujuh hari.  Maka habislah kekuatannya hingga terjatuh di suatu tempat serta menyungkurkan wajahnya di atas pasir sambil sujud berdoa:
“Ya Rabbi, aku adalah hambaMu yang berdosa dan bersalah.  Aku telah datang ke pintu rasulMu agar beliau menolongku di sisiMu.  Ketika beliau mendengar kesalahanku yang demikian besar, beliau mengusirku dari pintunya serta mengeluarkan aku dari sisinya. Maka hari ini aku telah datang ke pintuMu, agar Engkau menjadi penolongku dengan kasihMu.  Kalau tidak mungkin, maka lebih baik kirimkanlah api neraka dan bakarlah aku dengan api itu di duniaMu ini sebelum Engkau membakarku di akhiratMu nanti….!”
Maka datanglah malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh Allah SWT telah berkirim salam padamu.”
Beliau menjawab, “Huwassalaamu, waminassalaamu wa ilaihi yarji’us salaamu”
Kata Jibril, “Allah SWT berfirman kepadamu, ‘Apakah engkau telah menciptakan makhluk?’”
Rasulullah menjawab, “Bahkan Dia yang menciptakan aku dan mereka.”
Maka Jibril berkata, “Allah SWT berfirman, ‘ Apakah kamu memberi rizqi kepada mereka para hamba?’”
“Bahkan Dia yang memberi rizqi kepadaku dan mereka.”
Malaikat Jibril berkata, “Allah SWT berfirman, ‘Apakah kamu yang menerima taubat mereka?’”
“Bahkan Dia yang menerima taubat hamba-hambaNya dan mengampuni semua kejahatannya.”
Malakat Jibril berkata, “ Allah SWT berfirman kepadamu, ‘Telah Aku kirimkan kepadamu seorang hambaKu dan dia menerangkan satu dari beberapa dosanya.  Maka kamu sangat berpaling darinya, sangat marah kepadanya hanya dengan satu dosa saja. Maka bagaimana keadaan orang-orang mil\kmin besok  apabila mereka datang dengan dosa yang lebih banyak dan lebih besar seperti gunung-gunung yang begitu besar?  Kamu adalah utusanKu yang Aku utus sebagai rahmat untuk seluruh alam.  Maka jadilah kamu orang yang memiliki rasa kasih sayang pada orang-orang yang beriman, menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa, dan maafkanlah ketergelinciran atau kesalahan hambaKu karena sesungguhnya Aku telah mengampuni taubat dan dosanya…….’”
Kemudian Rasulullah SAW mengutus beberapa sahabat untuk mencari pemuda tersebut.  Mereka pun menemukan dan memberi kabar gembira kepadanya dengan maaf dan ampunan.  Lalu mereka membawa pemuda itu kepada Rasulullah.  Ketika itu Rasulullah sedang shalat maghrib, maka mereka pun ikut menjadi makmum di belakang beliau.
Tatkala beliau membaca surat Al Fatihah dan melanjutkannya dengan Alhaakumut takaatsur.  Sesampainya beliau pada bacaan “Hatta zurtumul makaabir”, maka berteriaklah anak muda itu dengan jeritan yang amat keras, kemudian terjatuh. Ketika mereka selesai shalat, mereka dapatkan anak muda itu sudah tak bernyawa lagi.

(maraji’: Durratun Nashihin dan Irsyadul ‘Ibad)

***

Friends, kita pasti punya kesalahan dan dosa, baik kecil maupun besar. tak jarang menimbulkan penyesalan yang sangat dalam di hati kita. Tapi kita tidak boleh menyerah dan putus asa, karena rahmat dan ampunanNya sangat luas tak terhingga.
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (Ali Imran:133)

Tag:, , , , , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: