Hantaran Kebahagiaan

Kemarin sore seorang teman asrama dapet kiriman kue tart dari orang yang tak dikenal (pengirim tak mau menyebutkan nama, sepertinya dikirim langsung pesan dari bakery). Alhamdulillah, kue yang akhirnya bisa buat berbuka bersama teman2.

Kejadian itu mengingatkanku pada kejadian beberapa tahun silam saat sekitar tahun kedua kuliah. Saat itu juga bulan Ramadhan seperti sekarang. Seperti biasa kegiatan kampus penuh dengan agenda Ramadhan. Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari kegiatan Ramadhan sekaligus mencari dana untuk kegiatan lain adalah usaha paket hantaran buka puasa. Teman2 menawarkan paket buka puasa untuk diantarkan kepada orang yang dituju oleh pemesan.

Saat itu aku salah satu yang membantu mengantarkan hantaran di area dekat kampus. Alhamdulillaah, usaha cukup lancar. Pada hari-H mengantarkan pesanan, aku pulang agak sore. Seperti biasa mampir mushola ngecek buku pesan (sarana komunikasi terbaik kami waktu itu). Ada pesan: “Mbak uut, ada titipan di meja”. Karena ga da teman lain, dalam hati bertanya, titipan apa dari siapa? Ternyata sebuah paket hantaran yang ditujukan buatku dari salah seorang sahabat terdekat. Subhanallaah walhamdulillaah,,,senang sekaligus terharu.

Tahu bagaimana rasanya? Ya, senang, bahagia, bukan hanya karena kue-kue cantik nan lezat yang kuterima, tapi karena perhatian orang terdekat. Jadi merasa malu sendiri karena aku tidak mengirimkan satu paketpun pada orang.

Ah,, tapi ada sisi lain yang membuatku lebih senang dan bahagia. Aku senang menjadi bagian dari hantaran kue itu. Aku senang mengantarkan pesanan orang untuk orang2 istimewa mereka. Aku senang menjadi pengantar kebahagiaan orang lain… ^_^ Bukankah menyenangkan melihat orang tersenyum bahagia?

Tapi apakah kita hanya bisa memberikan kebahagiaan pada orang lain dengan memberikan hantaran makanan? Apa yang bisa kita lakukan untuk menghantarkan, menyalurkan kebahagiaan kita kepada orang lain? Tentu tidak, karena kita bisa BERBAGI.

Ramadhan bisa jadi momen yang tepat untuk lebih banyak berbagi. Berbagi rizki kepada saudara, arau orang lain yang kurang mampu, berbagi makanan berbuka yang akan mengalirkan pahala sebagaimana pahalanya orang yang berpuasa, berbagi banyak hal. Merasa lagi bokek, ga punya uang, buat makan susah? Jangan khawatir, karena berbagi senyum cukup bisa membuat orang lain ikut tersenyum. Dan insyaAllah itu akan mengalirkan energi positif dalam diri sendiri dan orang lain.

Senyum tanda mesra, senyum tanda sayang

Senyumlah sedekah yang paling mudah

Senyum di waktu susah tanda ketabahan

Senyuman itu tanda keimanan

(Raihan – Senyum)

Tidak percaya? Coba saja tersenyum pada orang yang belum dikenal di angkot. Kalau senyum kita dibalas berarti transfer ‘energi positif’ kita sampai ke tujuan. Tapi ingat, senyumnya yang tulus ya, bukan senyum yang aneh2…😉 Lebih penting lagi jangan senyum-senyum sendiri… ^_^

Subhanallaah walhamdulillaah, Maha Suci Allah dan Segala Puji hanya bagiNya yang telah menciptakan kebahagiaan dalam berbagi dan saling memberi.

Nah, klo kita dalam posisi yang diberi, bersyukurlah, berterima kasihlah. Berterima kasih kepada manusia adalah salah satu tanda syukur kepada Sang pemberi Rizki. Berpikir positif dan doakan orang yang memberi dengan doa kebaikan. Hilangkan prasangka negatif seperti ‘Ah, sok baik’, ‘Mau pamer aja dia itu’, atau ‘Jangan-jangan dikasih racun atau guna-guna’. Na’udzubillaahi mindzalik. Semoga kita terhindar dari penyakit iri, dengki, hasad, dan penyakit hati lainnya.

Ayo, selama bulan Ramadhan kita berlomba dalam kebaikan, berlomba dalam amal, dan saling berbagi hantaran kebahagiaan ^_^

maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. dan barangsiapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. At-Taghabun: 16)

Cihanjuang, 3 Ramadhan 1432H

Tag:, , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

2 responses to “Hantaran Kebahagiaan”

  1. mustafa says :

    setuju ut…itulah nikmatnya berbagi,bisa menyenangkan orang walo dengan sesuatu yang mungkin hanya sederhana tapi mungkin bagi orang lain akan lebih bermakna..insya Allah selalu terus untuk berbagi dengan sesama coz sodaqoh sebagai bekal kita di akherat kelak..amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: