Indahnya Berbagi

Pernah berbagi? Pernah memberi kepada makhluk lain? Pasti.
Bagaimana rasanya setelah membagi apa yang kita miliki kepada makhluk lain? Bagaimana rasanya melihat orang lain tersenyum bahagia? Kita pasti ikut bahagia.
Tak peduli apa yang bisa kita bagi untuk orang lain, untuk makhluk lain. Apakah itu benda, uang, perhatian dan kasih sayang, atopun hanya seulas senyuman tulus, semuanya akan memberikan efek bagi diri kita.
Kalo dihitung secara matematis, segala sesuatu yang kita bagi kepada orang lain, yang kita berikan pasti akan berkurang dari tangan kita. Sebagian milik kita akan menjadi milik orang lain. Uang kita berkurang, benda kita juga, waktu kita tersita untuk memperhatikan orang lain, konsentrasi kerja kita terpecah, dan sebagainya. Subhanallah…Allah menciptakan hidup kita bukan matematika seperti yang kita kenal, karena matematika Allah berbeda. Segala sesuatu yang kita bagi, kita nafkahkan, kita berikan kepada orang atau makhluk lain itu tidak akan hilang, bahkan ia akan tumbuh subur.
Buktinya begitu uang, benda, waktu, perhatian, senyum kita berikan, dan orang lain tersenyum atau tertawa bahagia maka hati kita langsung ikut bahagia. Dan apa efek bahagia itu? Kita tambah syukur semangat dalam melakukan banyak hal. Subhanallah… Maha suci Allah yang menghadirkan kebahagiaan dalam berbagi.
Berbagi, memberi adalah salah satu wujud rasa syukur kita atas nikmatNya. Syukur kita masih diberikan kehidupan yang layak, masih diberikan orang-orang yang menyayangi kita di sekitar kita, masih bisa melihat indahnya dunia,,,,daann…banyak sekali nikmat yang kita rasakan. Tidak mungkin kita bisa menghitung dan menyebutkannya satu per satu.
Dan jangan khawatir, setiap kali kita berbagi, setiap kali kita bersyukur, maka Allah akan menambah nikmatNya. “Jika kamu bersyukur maka Aku akan menambah kepadamu (nikmat) dan jika kamu kufur (nikmat), sesungguhnya azabKu sangat pedih” (QS. Ibrahim : 7)
Subhanallah walhamdulillah…
Sebenarnya ketika hati kita merasa lapang untuk memberi, untuk berbagi, itu juga merupakan nikmat dariNya. Kita bisa melihat banyak orang yang berkecukupan tapi hatinya tidak lapang sekedar untuk berbagi sedikit dari apa yang dia punya. Hatinya sempit, dan hidupnya tidak bahagia. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang diberikan kelapangan hati untuk memberi. “Dan bertaqwalah kepada Allah sesuai dengan kemampuanmu, dan dengarkanlah, dan taatlah, dan nafkahkanlah apa yang baik untukmu; dan barangsiapa yang dilapangkan hatinya (untuk memberi), merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. At-Taghabun : 16)
Mau jadi orang yang beruntung? Mau hidup kita lebih indah dan bahagia? Berbagilah ^_^

Tag:, , , , , ,

About ryu1nayumi

Sebutir pasir yang berharap bisa bermanfaat untuk makhluk lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: